Membuat Struktur Gedung Menggunakan TEKLA

Tekla Struktur merupakan sebuah software yang memungkinkan kita membuat suatu desain atau model yang sangat constructable struktural 3D terlepas dari materi atau kompleksitas struktural. Model Tekla dapat digunakan untuk membuat seluruh bangunan dari desain konseptual untuk fabrikasi, ereksi dan manajemen konstruksi.

Struktur Tekla adalah salah satu produk yang tersedia dalam konfigurasi yang berbeda dan lingkungan lokal yang menyediakan set khusus dari fungsi yang sesuai dengan segmen dan budaya khusus untuk kebutuhan industri konstruksi.

Pada dasarnya pengerjaan pada TEKLA struckture meliputi 2 hal yaitu Lanjut membaca »

Membuat dan Menggunakan Model Virtual Dari Bangunan Menggunakan Revit

Revit Architecture merupakan aplikasi building information modeling (BIM). Aplikasi BIM lebih dari sekedar aplikasi 3D modeling. Jika anda bekerja dengan model 3D, anda hanya dapat menggunakannya untuk visualisasi. Sementara dengan BIM, anda dapat melakukan jauh lebih banyak.

Berbeda dengan AutoCAD yang merupakan aplikasi CAD untuk umum, aplikasi BIM didesain khusus untuk para arsitek dan insinyur yang berkaitan dengan bangunan. Secara ringkas, BIM dapat diartikan anda membuat dan menggunakan model virtual dari bangunan. Sama seperti halnya jika anda membangun bangunan sesungguhnya, anda juga melakukan hal yang sama di Revit. Lanjut membaca »

Planner Project menggunakan Primavera Oracle

P3 (Primavera Project Planner) merupakan suatu program yang dikembangkan untuk membantu dalam membuat penjadwalan (scheduling). Kegiatan-kegiatan yang banyak dan memiliki hubungan ketergantungan yang beragam tentu saja akan menyulitkan dan merepotkan, apalagi jika terdapat perubahan rencana dalam pelaksanaannya. P3 telah menyediakan semua fasilitas yang dibutuhkan untuk mengantisipasi hal-hal tersebut.

Pada 2008, Sistem Primavera mendukung produk lama – P3 dan Sure-Trak – dan versi P6 yang lebih baru. Produk P3 lama dalam berbagai bentuknya digunakan oleh 25% industri konstruksi berat, basis pelanggan utamanya; perangkat lunak terpopuler berikutnya digunakan oleh 11%.  Hampir 40% dari kontraktor umum dengan pendapatan tahunan $ 5 juta hingga $ 10 juta menggunakan Primavera P3. Sebagai perbandingan, versi P6 tidak terdaftar dalam survei CFMA 2008 dari industri konstruksi Amerika Serikat. Lanjut membaca »

Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Menggunakan ArcGIS

ArcGIS adalah salah satu software yang dikembangkan oleh ESRI (Environment Science & Research Institue) yang merupakan kompilasi fungsi-fungsi dari berbagai macam software GIS yang berbeda seperti GIS desktop, server, dan GIS berbasis web. Software ini mulai dirilis oleh ESRI Pada tahun 2000. Produk Utama Dari ARCGIS adalah ARCGIS desktop, dimana arcgis desktop merupakan software GIS professional yang komprehensif dan dikelompokkan atas tiga komponen yaitu : ArcView(komponen yang focus ke penggunaan data yang komprehensif, pemetaan dan analisis), ArcEditor (lebih fokus ke arah editing data spasial) dan ArcInfo (lebih lengkap dalam menyajikan fungsi-fungsi GIS termasuk untuk keperluan analisi geoprosesing)

Software ArcGIS pertama kali diperkenalkan kepada publik oleh ESRI pada tahun 1999, yaitu dengan kode versi 8.0 (ArcGIS 8.0). ArcGIS merupakan penggabungan, modifikasi dan peningkatan dari 2 software ESRI yang sudah terkenal sebelumnya yaitu ArcView GIS 3.3 (ArcView 3.3) dan Arc/INFO Workstation 7.2 (terutama untuk tampilannya). Bagi yang sudah terbiasa dengan kedua software tersebut, maka sedikit lebih mudah untuk bermigrasi ke ArcGIS. Lanjut membaca »

Analisis Geoteknik menggunakan PLAXIS

PLAXIS (Finite Element Code For Soil and Rock Analysis) adalah program pemodelan dan postprocessing metode elemen hingga yang mampu melakukan analisa masalah-masalah geoteknik dalam perencanaan sipil. PLAXIS V. 7.2 menyediakan berbagai analisa teknik tentang displacement, tegangan-tegangan yang terjadi pada tanah, dan lain-lain. Program ini dirancang untuk dapat melakukan pembuatan geometri yang akan dianalisa.

Parameter tanah yang digunakan dalam program PLAXIS diantaranya yaitu :

  1. a) Berat Volume Tanah Kering / dry soil weight (γ dry)
  2. b) Berat Volume Tanah Basah / wet soil weight (γ wet)
  3. c) Permeabilitas Arah Horizontal / horisontal permeability (kx)
  4. d) Permeabilitas Arah Vertikal / vertical permeability (ky)
  5. e) Modulus Young / Young’s Modulus (E),
  6. f) Poisson’s Ratio (v)
  7. g) Kohesi / Cohesion (c)
  8. h) Sudut Geser / Friction Angle (φ)
  9. i) Sudut Dilatasi / Dilatancy Angle (ψ)

Lanjut membaca »