Latest Promo

Our Division

Tiga Serangkai Proyek

Proyek bidang teknik sipil tentu erat dengan ilmu-ilmu lain yang berpengaruh terhadap ilmu konstruksi ini. Dalam proyek konstruksi sebenarnya dapat diperediksi akan kegagalan dan keberhasilan proyek tersebut dengan cara memahami tiga rangkaian faktor yang membentuk proyek tersebut. ketiga rangkaian faktor tersebut adalah :

  1. Waktu : Waktu merupakan hal yang sangat di butuhkan dalam setiap kegiatan, waktu disini adalah waktu untuk menyelesaikan proyek sesuai yang tercermin didalam jadwal proyek yang berkaitan dengan proyek yang sedang dilaksanakan.
  2. Uang : Uang merupakan roh dari proyek konstruksi itu dilaksanakan, anggaran proyek, berdasarkan biaya sumberdaya yaitu orang, peralatan, dan materi yang di erlukan untuk melaksanakan tugas konstruksi itu berlangsung.
  3. Lingkup : Lingkup pekerjaan, lingkup tugas untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Ketiga hal yang sangat berkaitan dengan proyek  ( waktu, Uang, Lingkup ) ini sangat berpengaruh maka penyusunan atau pengubahan salah satu dari tiga unsur ini akan mempengaruhi dua unsur yang lain yang akan mengakibatkan jalanya proyek tersendat.

Namun meskipun ketiga unsur ini sama pentingnya dalam kenyataan di lapangan ketiga usur ini akan memiliki kerumitan dan tantangan yang berbeda-beda di setiap unsurnya   sehingga solusi dari setiap masalah dari ketiga unsur itupun memiliki penanganan yang berbeda dalam mengatasinya.

namun tentunya dalam perencanaan ketiga unsur ini harus di pikirkan secara matang-matang shingga saat proyek pelaksanaan berlangsung dapat berjaan dengan lancar.

Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung

Pada SNI Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung SNI-2847-2013 pada point 1.2 menegaskan tentang dokumen kontrak, Dokumen kontrak untuk semua beton konstruksi harus membuat stempel insinyur profesional yang memiliki sertifikat, dan dokumen kontrak juga harus menunjukan

  1. Nama dan tanggal penerbitan tata cara dan kelengkapanya dimana desain harus memenuhinya.
  2. Beban-bebean seperti beban angin, beban hidup, beban mati, dan beban lainya sesuai yang di gunakan dalam desain.
  3. Kekuatan tekan beton yang di tetapkan pada umur yang dinyatakan, atau tahap konstruksi untuk setiap bagian struktur yang di desain.
  4. Kekuatan atau mutu tulangan beton sesuai yang di tetapkan.
  5. Ukuran dan lokasi semua elemen struktur dan tulangan.
  6. Tulangan untuk tipe, ukuran, lokasi, dan pemasangan angkur, dan kualifikasi untuk alat pemasangan angkur pasca pasang seperti yang disyaratkan.
  7. Ketentuan untuk perubahan dimensi yang diakibatkan dari rangkak, dan suhu.
  8. Besar dan lokasi gaya prategang.
  9. Panjang pengukuran tulangan dan lokasi dan panjang sambungan lewatan.
  10. Tipe dan lokasi sambungan lewatan tulangan mekanik atau las.
  11. Detail dan lokasi semua joint kontraksi atau isolasi (pemisah) yang ditetapkan untuk beton polos struktural dalam Pasal 22
  12. Kekuatan tekan beton minimum pada saat pasca penarikan.
  13. Urutan penegangan untuk tendon pasca tarik.
  14. Pernyataan jika slab di atas tanah didesain sebagai diafragma struktural

Nah itu 14 point yang harus ada dalam dokumen kontrak untuk konstruksi beton struktural sesuai dengan SNI 2847 2013.

Vray Menambah Kualitas Gambar Anda Menjadi Realistis

Program aplikasi pengolah gambar 3 dimensi seperti Autocad, Sketchup, 3Dmax dan Archicad dan masih banyak lagi, tentu tidak akan lengkap apabila tidak disertai dengan proses rendering. Rendering adalah proses akhir dari sebuah gambar 3D yang akan mengubah citra visual grafik standard ke citra visual grafik realistis. Proses rendering banyak dilakukan di bidang pengolahan gambar Arsitektur dan animasi, sehingga butuh proses setting render yang detail dan proses rendering yang lama apabila gambar 3D yang dibuat terlalu kompleks.

Hasil gambar untuk VRAY adalah

Proses Rendering tentu tidak lepas dari program/plugin tambahan yang di install ke program aplikasi seperti sketchup, Autocad, 3Dmax, Archicad yang belum terintegrasi ke dalam program tersebut. Program/plugin aplikasi tambahan tersebut diantaranya adalah Vray yang merupakan mesin untuk merender gambar 3D atau video sehingga citra gambar 3D menjadi realistis. Vray saat ini sudah banyak yang sudah terintegrasi dengan program aplikasi 3D, seperti 3Dmax dengan mental Ray. Untuk Program aplikasi 3D seperti sketchup masih terpisah dengan Vraynya, jadi harus diinstall dulu Vraynya.

Vray saat ini ada yang berlisensi ada juga versi demonya, untuk yang ingin mencoba belajar anda bisa mencoba versi demonya. Proses instalasi Vray mudah sekali asalkan anda sudah menginstal program aplikasi seperti sketchup, Autocad, 3Dmax selanjutnya anda install Vray sesuai program aplikasi 3D, seperti Vray untuk sketchup,Vray untuk Autocad dan Vray untuk 3D Max. Jangan lupa sebelum anda merender dengan Vray pastikan semua objek gambar sudah benar, mendapatkan View 3D yang pas, shadow/bayangan yang sesuai dan sudah memiliki material/tekstur masing-masing. Anda yakin sudah lengkap semua selanjutya proses rendering anda jalankan.

Jadi pastikan gambar anda sudah terinstall Vray sehingga hasil gambar menjadi realistis dan natural.

Mengenal PDMS (Plant Design Management System)

Dalam dunia Epc, kita akan sering mendengar istilah PDMS. PDMS adalah singkatan dari Plant Design Management System yang merupakan sebuah program untuk membuat modeling 3D struktur pengeboran minyak lepas pantai.

PDMS sangat penting peranannya karena ia mampu menunjukan model dari konsep 3D saat proses desain berlangsung. Model inilah nantinya yang akan digunakan oleh banyak pihak, baik internal si konseptor (perusahan EPC), Client selaku pemilik project maupun vendor yang nantinya memberikan atau melengkapi penbuatan dari pabrik seperti vessel, pompa atau HVAC.

PDMS merupakan software yang sangat diminati karena ia memberikan masukan yang akurat pada saat koordinasi desain beralangsung. Koordinasi tersebut adalah koordinasi antar disiplin dalam project oil and gas yang nantinya akan meminimalisir kesalahan dalam desain. Disamping itu PDMS dari Piping mampu menghasilkan piping isometric drawing secara otomatis dengan akurasi tinggi. Sehingga tidak perlu lagi membuat isometric drawing secara manual.

Saat proyek berlangsung, PDMS designer dari disiplin Struktur, Piping, Mechanical & Electrical secara bersama-sama membuat model sesuai disiplin ilmunya dibawah koodinasi seorang Administrator.

Potensi Penghasilan Seorang PDMS Desingner

Karena pentingnya peran PDMS, Banyak orang berkeinginan untuk menjadi PDMS Designer dalam dunia Oil & Gas. Disamping itu, tawaran salary untuk seorang PDMS designer pun terbilang cukup tinggi kisaran 6 – 15 juta/perbulan di dalam negeri. Untuk luar negeri, sangat terbuka kesempatan seorang PDMS designer senior untuk meraup penghasilan diatas $4000/bulan.

Apakah PDMS sebuah Software?

PDMS memang sebuah software, namun PDMS bukan hanya software/aplikasi untuk mendesign saja. Tetapi juga untuk memanage proses design itu sendiri, kalau dijabarkan ulang bisa diartikan bahwa PDMS adalah sistem (lebih cocok dibilang sistem daripada hanya sebuah software) untuk memanage proses design suatu plant / platform.

Dalam proses mendesign bukan hanya faktor design yang jadi pertimbangan, faktor manajemen dokumen, manajemen interdiscipline, manajemen database baik dari vendor maupun dari disiplin lain, manajemen integrasi suatu project, dll.

PDMS lebih cocok dibilang sebuah sistem karena PDMS merupakan tools untuk memanaje data-data yang diperlukan dalam mendesign suatu plant atau platform. Sebagai informasi bahwa PDMS terdiri dari banyak sekali turunan seperti P&ID‘s, PDMS Global, dll. yang jika semua turunan tersebut dipakai akan mempercepat design dari sebuah plant atau platform.

Contoh PDMS untuk Civil

Contoh PDMS untuk Civil

PDMS untuk disiplip civil, bisanya digunakan untuk pembuatan Piperack, Bracing, Column and beam (include details), Foundation, Slab, Walls and Floors.

Contoh PDMS untuk Piping

Bagian Piping adalah bagian yang paling banyak untuk memodelkan mengunakan PDMS, karena seperti pernah saya singgung kalau piping merupakan urat nadinya suatu plant. Piping mengunakan PDMS untuk memodelkan Pipe route and Components, Instrumentations, Support and Hangers, Material Take Off, Isometric Detail Drawing.

Contoh PDMS untuk Piping

Namun kesemuanya itu hanyalah sebuah model. Maksudnya kita belum bisa memastikan apakah model tersebut nantinya cukup kuat untuk di tompang oleh support, atau model (rooting pipa) tersebut apakan cukup aman bagi nozel atau ekuipment? Kesemuanya itu akan di jawab oleh bagian stress analysis. Oleh karenannya diperlukan satu sinergi antar keduannya.

Contoh PDMS untuk Mechanical

Contoh PDMS untuk Mechanical

Untuk bagian mechanical, biasanya PDMS digunakan untuk memodelkan Mechanical Equipment, Seperti Tank, Vessel, Column, Air fin Cooler, pump dsb. Termasuk pula nozzle orientation nya

Contoh PDMS untuk Electrical

Contoh PDMS untuk Electrical

Untuk electrikcal ia bisa menrancang dan memodelkan kabel tray pada PDMS.

Menghitung Struktur Menara dengan MS Tower

MS TOWER merupakan software yang khusus diperuntukkan menghitung suatu struktur menara/tower dengan berbagai bentuk dan tipenya. Struktur menara yang biasanya digunakan untuk:
– Telekomunikasi
– Listrik
– Internet
– Radio
– Radar

Berbeda dengan SAP2000, ETAB dan STAADPRO yang biasa kita pakai di dunia pertekniksipilan selama kuliah, software ini cukup asing ditelinga. Kenapa?? Karena selama kita berkuliah, kita lebih banyak menghabiskan waktu dalam mempelajari struktur, pondasi, jembatan tetapi untuk desain tower-tower benar-benar baru buat kita.
Mencari lokasi kursus pelatihan MS. TOWER inipun cukup sulit, karena ahli-ahli MS TOWER di Indonesia sendiri terbilang langka.

Adapun keunggulan penggunaan MS TOWER adalah:
1. Dapat menghitung beban angin dan mendistribusikannya ke struktur secara otomatis
2. Tinjauan sudut terhadap beban angin bisa seminimal mungkin
3. Penyaluran beban angin bisa menyesuaikan bentuk profil struktur yang terkena angin, misalnya berupa bidang datar atau bidang lengkung dari profil bentuk bulat
4. Penyaluran beban angin bisa menyesuaikan bentuk dan luasana antena yang terkena angin.
5. Jumlah dan dimensi baut yang dipasang bisa diinput untuk dicek kapasitas kemampuannya.

Adapun kekurangannya:
1. Input masih menggunakan teks
2. Template bentuk tower terbatas
3. Spesifikasi Peraturan yang digunakan terbatas.

2 item yang paling utama adalah TD dan TWR…
Untuk TD berfungsi untuk membangun tipe tower seperti apa yang kita inginkan. Berapa ketinggian, berapa panel, lebar kaki-kaki tower, profil tower, penentuan diameter baut. kemudian ada TWR, disini kita menginput load case atau beban yang akan bekerja di tower termasuk kombinasi pembebanannya.
Untuk perintah yang dimasukkan sudah standar jadi jangan asal masukkan perintah, karena MS TOWER gak bakal bisa di-run kalau salah sedikit saja. Itulah kelemahannya. Untuk lebih jelasnya lihat di bagian HELP (paling kanan program MS TOWER nya).

Software ini sangat berguna bagi perusahaan tempat saya bekerja. Kita diminta untuk bisa mendesain tower-tower transmisi.